Dalam sebuah "Ahlul Malamah", mereka menyimpan ekspresi batiniah.

Tak jarang mereka (terlihat) menjadi awam, ini bukan karena mereka tak memiliki apa-apa, tapi mereka menyimpannya menjadi suatu yang tak tampak.

Karena dari sebuah yang tak tampak itulah mereka meyakini akan muncul sebuah kebaikan "vertikal". "Sepi dalam Keramaian, dan Ramai dalam Kesepian".

Merekalah Malamatiyah.