Saya dan seorang sahabat di FKM Unair (Muhammad Qushai Yunifiar Matondang / Qushai) berkesempatan untuk ikut menghadiri peringatan International Disabilty Day / Hari Disabilitas Internasional, yang digagas oleh HDI (Himpunan Disabilitas Indonesia) wilayah Jawa Timur.


Bertempat di gedung BKKKS Surabaya, kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu dari tanggal 7-8 Desember 2013. Karena ada sesuatu di tanggal 7, Alhamdulillah kami bisa hadir di tanggal 8 nya.

Kegiatannya bermacam-macam, dimulai dari pentas seni (tari,musik,suara), hingga fashion show, pameran kerajinan dan kuliner serta Balapan sepeda motor sesama penyandang disabilitas (dengan motor roda tiga).

Sebelumnya kami disambut oleh Ibu Siti Munawaroh atau Bunda Mumun sering kami panggil, beserta suami dan rekan-rekannya di HWDI wilayah Jatim (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia), Bunda Mumun adalah Ketua Umum dari HWDI wilayah Jatim.

Satu hal yang membuat kami berdecak kagum adalah, bagaimana mereka (penyandang Disabilitas) mampu tampil dengan penuh kepercayaan diri, mampu menampilkan yang terbaik ditengah kekurangan yang mereka miliki.

Tidak ada hal lain, kecuali mengucap syukur (Alhamdulillah) dan perasaan terenyuh larut dalam suka cita peringatan Hari Disabilitas Internasional hari itu, merasa tertegur mengapa kita yang normal ini masih banyak merasa tidak percaya diri padahal Allah sudah memberikan kesempurnaan (fisik&akal) kepada kita.

"Kita masih enggan untuk berbuat yang terbaik di tengah kesempurnaan yang kita miliki"


Mereka tak pandai menari, namun mereka mau menari.

Mereka tak mampu dengan baik bermain musik, namun mereka mampu menciptakan alunan musik yang indah.
Mereka tak takut berkreativitas, menciptakan apa saja yang mustahil bagi pikiran kita kalau mereka bisa ciptakan itu.
Mereka tak diberdayakan, tapi merekalah yang memberdayakan diri mereka sendiri.

Lantas kita ? Sudah sejauh manakah kita mensyukuri kesempurnaan, dengan "Melakukan yang Terbaik ?"

Semoga tulisan ini selalu mengetuk diri saya (pribadi), dan para pembaca. Amin ya Rabb.

Catatan International Disability Day, 8 Desember 2013